Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, masih berupaya mencari bantuan anggaran untuk pembangunan kembali eks gedung utama Mal Pelayanan Publik (MPP) pasca terbakar Maret 2023 lalu.
Dinas berupaya mencari anggaran dari Pemerintah Provinsi Riau maupun pemerintah pusat. Hal ini mengingat untuk pembangunan kembali di lahan tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar.
Kepala Dinas PUPR Pekanbaru Edward Riansyah mengatakan, pihaknya sudah mencoba melakukan upaya untuk mencari bantuan anggaran. Namun, hingga kini belum tembus pengajuan bantuan anggaran tersebut.
“Sampai sejauh ini belum ada, kita baru coba-coba semuanya, tapi belum ada yang tembus, tapi kita tetap usaha untuk mendapatkan bantuan dari pusat,” ujar Edward Riansyah, Kamis (7/12).
Pemerintah kota Pekanbaru tidak menganggarkan pembangunan kembali gedung MPP pada APBD tahun 2024 lantaran biaya yang dibutuhkan cukup besar. Apalagi saat ini ada sejumlah program prioritas pemerintah kota yang juga harus digesa.
Oleh karena itu, pemerintah kota membuka opsi untuk menggaet anggaran dari pemerintah provinsi maupun pusat melalui Bankeu untuk bisa membangun kembali gedung tersebut.
“Kita terus berupaya untuk mencari bantuan anggaran. Kita coba terus supaya ada bantuan dari pusat,” jelasnya.
Saat ini eks gedung MPP Pekanbaru yang terbakar sudah rampung dibongkar. Lahan tersebut dimanfaatkan untuk parkir kendaraan bagi mereka yang berkunjung ke kawasan MPP Pekanbaru.
Pemerintah kota juga berencana membangun MPP yang terintegrasi dengan ruang publik. Seperti adanya taman kota atau ruang terbuka hijau di kawasan tersebut. Namun, hal ini bakal dibawa dalam FGD untuk menentukan arah pembangunan nantinya.








