oleh

Antisipasi Lonjakan Harga Tiket, Pemprov Riau Perkuat Koordinasi Jelang Ramadan dan Idulfitri

Pemerintah Provinsi Riau mengikuti Rapat Koordinasi Pembahasan Antisipasi Kenaikan Harga Tiket Pesawat menjelang Ramadan dan Idulfitri. Kegiatan ini bertujuan mengantisipasi potensi lonjakan harga tiket pesawat serta memastikan keterjangkauan layanan transportasi udara bagi masyarakat.

Rapat koordinasi tersebut diikuti oleh jajaran Pemerintah Provinsi Riau dari Ruang Rapat Command Center (RCC) Lancang Kuning), Pekanbaru, Senin (19/1/2026). Kegiatan ini juga diikuti oleh kementerian/lembaga terkait serta pemerintah daerah lainnya guna menyamakan langkah strategis dalam pengendalian tarif transportasi udara menjelang hari besar keagamaan.

Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, meminta pemerintah daerah untuk melakukan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan harga tiket pesawat di wilayah masing-masing. Ia menegaskan bahwa data harga dan ketersediaan penerbangan harus terus diperbarui sebagai bahan evaluasi dan pengambilan kebijakan.

“Pemantauan harga tiket pesawat perlu dilakukan secara rutin dan terkoordinasi, sehingga pemerintah daerah memiliki data yang akurat dalam menyikapi dinamika harga di lapangan,” ujarnya.

Selain itu, Tomsi Tohir mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi dengan maskapai penerbangan, pengelola bandara, serta instansi terkait guna menjaga keterjangkauan tarif. Menurutnya, sinergi antar pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menekan potensi kenaikan harga yang tidak wajar.

“Koordinasi dengan maskapai, pengelola bandara, dan instansi terkait harus terus diperkuat agar pelayanan transportasi udara tetap terjangkau bagi masyarakat,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan pemerintah daerah dalam mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakatselama periode Ramadan dan Idulfitri. Pemerintah daerah diminta memastikan kelancaran arus transportasi udara serta kenyamanan dan keselamatan penumpang.

“Menjelang hari besar keagamaan, mobilitas masyarakat akan meningkat, sehingga diperlukan langkah antisipatif untuk menjamin kelancaran, kenyamanan, dan keselamatan layanan transportasi udara,” tegasnya.

Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah untuk segera melaporkan kepada pemerintah pusat apabila ditemukan indikasi lonjakan harga yang tidak sesuai ketentuan. Pelaporan yang cepat dinilai penting agar langkah penanganan dapat segera dilakukan.

“Apabila terdapat indikasi lonjakan harga yang tidak wajar, pemerintah daerah diharapkan segera melaporkannya agar dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat,” pungkasnya.

Sementara itu, Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Helmi D, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Riau siap menindaklanjuti arahan pemerintah pusat dalam rangka pengendalian harga tiket pesawat. Ia menegaskan bahwa koordinasi dengan instansi terkait di daerah akan terus diperkuat.

“Pemprov Riau akan melakukan pemantauan secara berkala serta memperkuat koordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga keterjangkauan harga tiket pesawat, khususnya menjelang Ramadan dan Idulfitri,” ujarnya.