ROHUL (BM) – Memasuki usia ke-27 tahun, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,79 persen, melampaui capaian Provinsi Riau dan nasional. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohul pun menyiapkan sejumlah langkah untuk memperkuat ekonomi masyarakat, termasuk menghadirkan 500 lowongan kerja melalui program Job Fair.
Hal itu disampaikan Bupati Rohul, Anton, dalam pidatonya pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Rohul di halaman Kantor Bupati Rohul, Senin (12/10/2026).
Di tengah guyuran hujan, upacara berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah mantan kepala daerah, di antaranya mantan Bupati Rohul Achmad, Masrul Kasmy, Hafith Syukri, serta mantan Wakil Bupati Rohul Indra Gunawan.
Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Dandim 0313/KPR Letkol Inf Rahim Cahyadi, Ketua DPRD Rohul Hj Sumiartini, Kajari Rohul Fredi F. Simanjuntak, Ketua Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian Hotma Edison Parlindungan, Pj Sekda Rohul Drs H Yusmar, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta tokoh masyarakat.
Dalam pidatonya, Anton menyebut pertumbuhan ekonomi Rohul mencapai 6,79 persen, lebih tinggi dibandingkan Provinsi Riau sebesar 4,59 persen dan nasional 5,13 persen.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal penting bagi daerah untuk memperkuat pembangunan dan memperluas kesempatan ekonomi bagi masyarakat.
Namun, pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya dilihat dari angka statistik. Pemerintah daerah harus memastikan capaian tersebut berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui terbukanya peluang usaha dan lapangan kerja.
Untuk itu, Pemkab Rohul terus mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program Kredit Usaha Rakyat Daerah (KURDA) ASA.
Melalui program tersebut, pelaku usaha dapat memperoleh pinjaman modal sebesar Rp5 juta dengan bunga ditanggung pemerintah daerah. Program ini diharapkan membantu pelaku UMKM mengembangkan usaha, meningkatkan kapasitas produksi, serta memperkuat perekonomian masyarakat.
Selain mendorong sektor usaha, Pemkab Rohul juga menyiapkan penyelenggaraan Job Fair dengan target menyediakan 500 lowongan kerja dari 50 perusahaan yang beroperasi di wilayah Rohul.
Program tersebut diharapkan menjadi jembatan bagi pencari kerja untuk mendapatkan akses ke dunia usaha dan industri, sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal.
Anton menegaskan, pembangunan daerah membutuhkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar pertumbuhan ekonomi dapat berjalan berkelanjutan dan manfaatnya dirasakan lebih luas.
Semangat itu sejalan dengan tema HUT ke-27 Kabupaten Rohul, yakni “Maju Bersinergi Membangun Negeri”, yang menjadi pijakan untuk memperkuat kolaborasi dalam mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.








