oleh

Rencana Unjuk Rasa 2 Tahun Prabowo-Gibran, Pemko Pekanbaru dan Polresta Siagakan 540 Personel

PEKANBARU (BM) – Mengantisipasi aksi unjuk rasa yang berpotensi berlangsung pada hari ini, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersama Polresta menyiagakan 540 personel gabungan. Untuk persiapan, personel gabungan ini menggelar apel siaga di Lapangan Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru, Selasa (20/10/2026).

“Pemko Pekanbaru bersama Polresta melaksanakan apel siaga. Hal ini guna memastikan kesiapan personel dalam mendukung pengamanan aksi unjuk rasa yang kemungkinan berlangsung hari ini,” kata Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Syamsuwir.

Pemko mengerahkan sejumlah personel dari organisasi perangkat daerah (OPD) untuk membantu kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Pemko bersinergi dengan TNI dan Polri untuk mendukung pengamanan apabila dibutuhkan.

Syamsuwir menyebut, personel yang dikerahkan berasal dari Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Kesehatan (Dinkes).

“Total personel dari Pemko Pekanbaru yang kami siagakan sekitar 200 orang. Kami membantu kepolisian sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” jelasnya.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Ronny Riantoko Eppang mengatakan, apel gabungan tersebut tidak hanya bertujuan memastikan kesiapan pengamanan aksi unjuk rasa. Tetapi, apel ini juga mengecek kesiapan Pemko Pekanbaru dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Pelayanan publik harus tetap berjalan dengan baik, baik di Kantor Gubernur Riau maupun di lokasi lainnya yang berpotensi menjadi tempat berlangsungnya kegiatan masyarakat.

“Intinya, kami mengecek kesiapan Pemko Pekanbaru dalam melayani masyarakat. Pelayanan harus tetap berjalan dengan baik, baik untuk kegiatan aksi unjuk rasa maupun kegiatan masyarakat lainnya,” katanya.

Terkait jumlah aksi unjuk rasa yang berpotensi berlangsung hingga akhir Oktober, Ronny mengatakan, situasi masih dinamis. Biasanya, Polresta menerima informasi mengenai rencana aksi sekitar tiga hari sebelum pelaksanaan.

“Kami siap melayani masyarakat dengan baik dan humanis. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga etika dan sopan santun dalam menyampaikan aspirasi,” jelas Ronny.

Ia berharap, masyarakat Pekanbaru tetap menjaga citra kota yang ramah dan santun, termasuk dalam menyampaikan pendapat di muka umum. Guna mengantisipasi kemungkinan meningkatnya kebutuhan pengamanan, Polda Riau juga telah menyiagakan personel tambahan.

“Penebalan pasukan dari Polda Riau sudah disiagakan. Namun, kami tetap mengedepankan personel kami terlebih dahulu. Karena, kami yakin masyarakat Pekanbaru dapat menyampaikan aspirasinya dengan sopan, ramah, dan beretika,” katanya.