PEKANBARU (BM) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berkolaborasi dengan PT Sarana Pangan Madani (SPM) menggelar pasar di beberapa titik. Program dengan nama Pasar Murah Aman Pekanbaru itu menjadi solusi meringankan beban warga untuk mendapatkan kebutuhan sehari-hari.
Pada Sabtu (31/10/2026), pasar murah dipusatkan di Lapangan Fasum Perumahan Sidomulyo, Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai. Pasar murah dibuka secara resmi oleh Walikota Pekanbaru Agung Nugroho diwakili Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Yulianis.
Yulianis mengatakan, kegiatan pasar murah tersebut merupakan bentuk komitmen Pemko Pekanbaru untuk menjaga stabilitas harga pangan. Selain itu, Pemko ingin memastikan ketersediaan bahan pokok bagi warga.
“Kehadiran Pasar Murah Aman Pekanbaru ini merupakan langkah nyata, bukan sekedar seremoni, melainkan solusi langsung untuk meringankan dan membantu warga memenuhi bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” kata Yulianis, Senin (2/11/2026).
Kata Yulianis, melalui program Pasar Murah Aman Pekanbaru ini, Pemko juga berupaya menekan laju Inflasi daerah secara terarah dan terukur. Ia juga meminta warga agar memanfaatkan kegiatan pasar murah yang menyediakan berbagai komoditas pangan dengan harga di bawah harga rata-rata pasar tersebut.
“Warga kita imbau memanfaatkan momen pasar murah ini dengan bijak. Berbelanja lah sesuai kebutuhan, tidak perlu melakukan aksi borong, karena stok yang ada cukup untuk memenuhi kebutuhan warga,” kara Yulianis.
Ada 4 komoditas pangan yang dijual di Pasar Murah Aman Pekanbaru. Di antaranya beras Anak Daro dan SPHP, telur, tepung dan minyak goreng.
Beras Anak Daro dengan stok 1 ton dijual seharga Rp169 ribu untuk kemasan 10 kilogram (kg). Lalu beras SPHP dengan stok 2 ton dijual Rp60 ribu untuk kemasan 5 kg.
Kemudian telur dengan stok 100 papan dijual Rp47 ribu per papan, tepung Rp14 ribu per kg, serta minyak goreng MinyaKita Rp15.700 per liter.








