oleh

Dilaunching Ayat Cahyadi, Aplikasi SIMADANI Malah Bergambar Walikota Firdaus

Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi telah melaunching Aplikasi Pelaporan Kebencanaan Sistem Informasi Manajemen Bencana Dini (SIMADANI). Launching aplikasi ini bertepatan dengan peringatan bulan pengurangan resiko bencana (PRB) tahun 2021 tingkat Kota Pekanbaru.

Aplikasi SIMADANI ini bisa masyarakat download melalui playstore. Setelah itu, masyarakat cukup melakukan registrasi dengan memasukan NIK, Nama Lengkap, Nomor Telepon, Email dan Password.

Disitu nantinya ada petunjuk bagi masyarakat Pekanbaru yang ingin melaporkan kejadian banjir, kebakaran hutan, pohon tumbang, tanah longsor dan lainnya dengan cukup memfoto.

Namun, meski aplikasi ini telah dilaunching Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, di dalam aplikasi ini hanya tampak foto Walikota Pekanbaru, Firdaus. Dua foto tampak mengenakan baju putih menggunakan topi dan rompi serta topi BPBD.

“Alhamdulilah kemarin sudah kami launching aplikasi SIMADANI. Tentunya kami berharap aplikasi itu dapat mendukung kemajuan dalam upaya penanggulangan bencana di Kota Pekanbaru,” kata Ayat.

Ayat menyebutkan, dalam melakukan penanganan bencana di daerah perlu adanya komitmen yang kuat antara pemerintah daerah, masyarakat dan stakeholder terkait.

“Pekanbaru ini masih banyak lahan kering dan rawan terbakar di saat memasuki musim kemarau. Dengan adanya aplikasi SIMADANI, masyarakat bisa langsung lapor agar tim dari BPBD bisa turun langsung mengantisipasi terjadinya kebakaran lahan,” ungkapnya.

Dikatakan Ayat, peran serta masyarakat sangatlah utama. Selain tentunya apresiasi kepada Polri, TNI dan stakeholder lainnya yang ikut serta mengantisipasi terjadinya kebakaran lahan di Kota Pekanbaru.

“Dalam mengantisipasi terjadinya kebakaran lahan di Pekanbaru, tentu pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Maka di sinilah unsur stakeholder terkait seperti TNI dan Polri ikut membantu. Mudah-mudahan dengan adanya aplikasi SIMADANI, bisa bermanfaat,”