oleh

Ikuti Rapat Bersama Tim Pengendalian Inflasi Pusat, Pemko Pekanbaru Canangkan Pemanfaatan Lahan Tidur

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, mengikuti rapat koordinasi (Rakor) penyampaian laporan daerah bersama Tim Pengendalian Inflasi Pusat secara virtual, di Ruang Rapat MPP Pekanbaru, Senin (5/9).

Saat ini terjadi penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang membuat sejumlah kebutuhan pokok alami kenaikan harga.

Pj Walikota Pekanbaru, Muflihun menyebut untuk menahan inflasi daerah kedepan pemerintah pusat menaikan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk masyarakat yang terdampak.

“Ada 2 persen DAU untuk peruntukan bisa saja pemberian BLT, nanti Dinsos yang mendata mana yang layak menerimanya,” ujarnya.

Menurutnya, jika dirupiahkan nilainya mencapai Rp 2 triliun. Selain itu, dikatakan Muflihun untuk menahan inflasi, pemerintah kota juga menggalakkan penanaman cabai dan bawang di lahan tidur. Penanaman ini bakal berlangsung di 15 kecamatan.

“Bisa juga masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah. Sehingga bisa memenuhi kebutuhan sendiri, tidak perlu cari ke pasar. Ini bisa menahan inflasi,”

ulasnya.

Pemerintah kota juga dalam waktu dekat melakukan peninjauan harga bahan pokok ke pasar-pasar. Mereka mencari solusi untuk menahan inflasi yang terjadi.