Menjelang pergantian tahun, harga komoditas pangan utama di Pasar Baru Panam, Kota Pekanbaru, Riau, menunjukkan pola yang beragam. Harga bahan pokok seperti beras dilaporkan tetap stabil, sementara terjadi kenaikan tipis pada harga telur ayam dan minyak goreng. Kenaikan ini dianggap wajar dan belum memukul daya beli warga secara signifikan.
Berdasarkan pantauan di Pasar Baru Panam yang berlokasi di Jalan Soebrantas, pada Rabu (31/12/2025), harga beras terpantau bertahan di kisaran Rp17.000 per kilogram. Kondisi ini relatif tidak berubah dibandingkan hari-hari sebelumnya. Kestabilan harga ini didukung oleh ketersediaan stok yang dinilai masih aman di tingkat distributor dan pedagang.
Rahmi (49), seorang pedagang kebutuhan pokok di Pasar Baru Panam, mengonfirmasi bahwa harga beras tetap terkendali meskipun permintaan masyarakat cenderung meningkat menjelang libur akhir tahun.
“Untuk beras, kami jual masih stabil di Rp 17.000 per kilogram-nya. Sedangkan, untuk stok dari distributor lancar, itu yang membuat harganya tidak naik,” kata Rahmi.
Berbeda dengan beras, terjadi pergerakan harga pada telur ayam dan minyak goreng. Harga telur ayam naik dari Rp58.000 menjadi Rp62.000 per papan (naik Rp4.000), sementara harga minyak goreng naik tipis dari Rp17.000 menjadi Rp18.000 per liter (naik Rp1.000).
Kenaikan ini dinilai sebagai dampak dari lonjakan permintaan pasar saat masyarakat bersiap menyambut malam tahun baru. Pedagang meyakini pasokan masih mencukupi, sehingga kenaikan harga tidak terlalu tajam.
Rahmi menambahkan, pedagang juga melayani pembelian telur secara eceran. Telur ayam ukuran kecil dijual mulai dari Rp 2.000, dan Rp 2.200 per butir, sedangkan ukuran besar dibanderol Rp2.500 per butir.
“Selain itu, untuk harga gula di banderol Rp 18.000 perkilogram-nya. Kalau sarden kaleng seperti Makarel itu harga-nya Rp 22.000 hingga Rp 32.000 merek Mili, minyak goreng seperti Minyak Kita Rp 18.000 perliter-nya,” ungkap Rahmi.
Sementara itu, Dewi Susanti (38), salah seorang pembeli, menyatakan bahwa pergerakan harga tersebut masih dalam batas wajar dan tidak terlalu menyulitkannya sebagai pembeli.
“Kenaikannya sedikit, jadi ya kita pembeli ini masih bisalah disesuaikan dengan keuangan rumah tangga. Apalagi menjelang akhir tahun memang sudah biasa ada sedikit kenaikan,” tutur Dewi.
Dewi berharap pemerintah dapat menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok ini hingga tahun berganti agar masyarakat tidak kesulitan memenuhi kebutuhan dasar mereka.








