oleh

PLN Ungkap Pasokan Listrik Riau Masih Bergantung pada Sistem Interkoneksi Sumatra

PEKANBARU (BM) – Pasokan listrik Provinsi Riau masih bergantung pada sistem interkoneksi jaringan kelistrikan Sumatra. Hal ini disebabkan kapasitas pembangkit listrik yang berada belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan listrik masyarakat di Riau.

Kepala PLN UP3 Pekanbaru Wila Wilariza, beberapa waktu lalu, menjelaskan, sistem kelistrikan memiliki beberapa tahapan, mulai dari pembangkitan, transmisi, hingga distribusi kepada pelanggan. Pada umumnya, pembangkit listrik berada jauh dari pusat perkotaan. Karena itu, pasokan listrik harus disalurkan melalui jaringan transmisi tegangan tinggi sebelum didistribusikan ke rumah-rumah pelanggan.

“Kalau kami memaksakan pembangkit yang ada di Riau untuk memenuhi seluruh kebutuhan listrik, saat ini belum bisa. Karena itu, sistem kelistrikan dari Aceh sampai Lampung sudah terhubung melalui jaringan interkoneksi,” cakapnya.

Jaringan transmisi menjadi bagian penting dalam menyalurkan energi listrik dari pembangkit menuju pusat-pusat beban. Jaringan tersebut ibarat jalan tol listrik yang menghubungkan sumber pembangkitan dengan jaringan distribusi.

Di wilayah Riau, jaringan transmisi memiliki tegangan hingga 300 kilovolt (kV). Selanjutnya, listrik diturunkan tegangannya sebelum masuk ke jaringan distribusi 20 kV yang dikelola PLN untuk disalurkan kepada pelanggan.

Jaringan kelistrikan PLN tersebar di berbagai wilayah dengan kondisi geografis yang beragam. Panjangnya jalur penyaluran listrik juga membuat jaringan tersebut memiliki potensi mengalami gangguan, termasuk akibat faktor di luar kendali manusia atau force majeure.

Sistem transmisi tegangan tinggi belum sepenuhnya terhubung secara utuh dan terintegrasi di Pulai Sumatra. Kondisi tersebut menyebabkan gangguan pada salah satu wilayah berpotensi memengaruhi pasokan listrik di wilayah lainnya.

“Untuk jalur transmisi tegangan 70 sampai 500 kV di Sumatra, sistemnya belum sepenuhnya terjalin. Jadi, ketika terjadi gangguan seperti yang kemarin di sistem Jambi dan Sumatra Selatan, dampaknya masih bisa merambat ke sistem lainnya,” tutupnya.