oleh

Sekdako Rapat Pengendalian Inflasi di Pemprov Riau

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Indra Pomi Nasution mengikuti rapat pengendalian inflasi di kantor Gubernur Riau, Rabu (22/2). Indra Pomi memaparkan upaya Pemko Pekanbaru dalam mengendalikan harga bahan pokok agar inflasi bisa ditekan.


“Tadi itu rapat pengendalian inflasi. Kami menunggu hasil survei inflasi pada pekan depan untuk bulan ini,” kata Sekdako Indra Pomi usai rapat.


Karena, inflasi ini mendapat perhatian khusus dari presiden. Sehingga, pemerintah daerah melakukan rapat evaluasi inflasi setiap pekan.


“Kami dan Pemko Dumai diundang oleh Sekdaprov Riau Hariyanto untuk rapat menentukan upaya-upaya ke depan. Rapat ini terkait penanganan inflasi,” jelas Indra Pomi.


Dalam pemaparan di hadapan Sekdaprov Riau Hariyanto, ada beberapa intervensi yang telah dilakukan Pemko Pekanbaru dalam mengendalikan inflasi. Upaya intervensi itu antara lain, keaktifan Satgas Pangan memantau penyaluran bahan pokok dari produsen, distributor, dan pedagang agar melakukan bisnisnya sesuai aturan.


“Supaya, mereka jangan sampai menimbun bahan pokok,” ujar Indra Pomi.


Kedua, Pemko Pekanbaru perlu menyediakan stok bahan pangan. Untuk penyediaan stok bahan pangan ini, pemko harus melakukan kontrak hasil pertanian dengan daerah penghasil di Sumatera Barat (Sumbar). Supaya, ketersediaan bahan pokok terjamin di Pekanbaru.


“Ketiga, kami juga perlu melakukan pasar murah yang langsung menyentuh masyarakat. Sehingga, harga bahan pokok bisa stabil dan diharapkan bisa turun,” sebut Indra Pomi.


Apalagi, bulan Ramadan dan Lebaran segera tiba. Makanya, kegiatan pasar murah ini menjadi perhatian khusus.


“Sekdaprov meminta kami melakukan rencana aksi yaitu menanam cabai dan bawang. Sehingga, kita tak ketergantungan dengan daerah penghasil. Sekdakprov juga setuju membantu subsidi transportasi menggunakan dana ke Pemprov Riau,” ungkap Indra Pomi.