oleh

Ditegaskan Wakil Walikota, Pembelajaran Siswa Masih Digelar Jarak Jauh

BM1A.com – Kota Pekanbaru sesuai data satgas pemerintah pusat masih masuk dalam zona oranye Covid-19. Kondisi tersebut membuat kota ini punya resiko tinggi penyebaran Covid-19.

“Karena kita masih oranye, maka SD dan SMP masih pembelajaran jarak jauh,” terang Wakil Walikota (Wawako) Pekanbaru, H. Ayat Cahyadi, S.Si, Rabu (2/9) usai Rakor Kebijakan Pembelajaran dalam Masa Pandemi Covid-19 di ruang rapat MPP.

Para peserta didik cukup berat belajar di masa pandemi secara jarak jauh. Ada solusi dari kementrian menerapkan kurikulum darurat.

Ayat mengingatkan, agar kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru menyampaikannya kepada seluruh kepala sekolah di SD dan SMP. Ia menilai agar anak tidak terlalu berat belajar saat pandemi Covid-19.

Zona resiko tinggi, yakni zona merah dan zona oranye tidak boleh menggelar belajar tatap muka di sekolah. Para peserta didik tetap belajar dari rumah atau pembelajaran jarak jauh.

Ayat menyebut, ada bantuan kuota internet. Sekolah bisa mengajukan nomor ponsel peserta didik ke Kemendikbud RI.

Nantinya kuota internet dikirim ke ponsel para peserta didik. Bantuan kuota internet ini solusi dalam pembelajaran jarak jauh.

Komentar

Tinggalkan Balasan