oleh

DPRD Pekanbaru Minta Dishub Evaluasi Pengawasan Jukir

PEKANBARU (BM) – Juru parkir (Jukir) liar kembali beraksi di Kota Pekanbaru. Baru-baru ini, warga dibuat resah oleh ulah Jukir di depan Indomaret kawasan RS Awal Bros Jalan Jendral Sudirman.

Jukir di lokasi ini meminta tarif parkir di luar ketentuan. Dinas Pehubungan (Dishun) pun sudah turun ke lokasi dan menangkap Jukir tanpa seragam ini.

Menanggapi itu, anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Faisal Islami meminta Dishub melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan dan pengawasan parkir. Sebab, peristiwa serupa sering kali terjadi, meski sudah ditertibkan.

Menurut Faisal, persoalan jukir liar yang terus berulang menunjukkan masih perlunya pembenahan dalam pengawasan di lapangan.

“Kejadian seperti itu terus berulang, jadi kita minta Dishub mengevaluasi total,” kata Faisal, Kamis (8/10/2026).

Ia menilai, penataan parkir harus dilakukan secara serius agar masyarakat mendapatkan kenyamanan dan rasa aman saat memarkirkan kendaraannya. “Jangan ada keluhan lagi dari masyarakat soal parkir,” tegasnya.

Dishub juga diminta memastikan seluruh Jukir yang bertugas di lapangan menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Jukir juga diingatkan tidak menarik biaya di luar tarif resmi yang telah ditetapkan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.

“Tarif parkir sudah jelas. Kalau parkir kendaraan roda dua itu Rp1 ribu dan roda empat Rp2 ribu. Jangan melebihi di luar itu,” katanya.

Ia juga mengingatkan, jika pengendara sepeda motor memberikan uang Rp2 ribu, jukir harus mengembalikan Rp1 ribu kepada pengendara. “Kalau pengendara motor kasih uang Rp2 ribu, kembalikan Rp1 ribu,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan Kepala UPT Parkir yang baru dilantik agar segera melakukan pembenahan dan memperkuat pengawasan terhadap para jukir di lapangan.

Kata Politisi Nasdem ini, persoalan jukir liar tidak boleh hanya ditangani setelah menjadi viral di media sosial atau mendapat keluhan dari masyarakat.

“Ini tugas Kepala UPT Parkir yang baru untuk membereskan soal jukir-jukir ini. Jangan nunggu viral baru turun,” jelasnya.