PEKANBARU (BM) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 4.127 titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah Sumatra pada Jumat (9/10/2026). Dari jumlah tersebut, delapan titik berada di Provinsi Riau dengan tingkat kepercayaan sedang atau confidence level 30–79 persen.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Indah DN, menyampaikan bahwa titik panas di Riau tersebar di lima kabupaten. Kabupaten Kuantan Singingi, Pelalawan, dan Indragiri Hulu masing-masing terdeteksi dua titik panas, sedangkan Kabupaten Kampar dan Indragiri Hilir masing-masing satu titik.
Sementara itu, di Pulau Sumatra hotspot tercatat masih tinggi. Sumatra Selatan menjadi provinsi dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni 3.328 titik.
“Selanjutnya, Lampung mencatat 330 titik, Bangka Belitung 225 titik, Jambi 224 titik, Sumatra Barat lima titik, Bengkulu lima titik, dan Sumatra Utara dua titik,” ujar Indah.
BMKG juga mengingatkan masyarakat Riau agar mewaspadai dampak kabut asap yang masih tebal terhadap kesehatan, terutama sistem pernapasan.
Masyarakat diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Selain itu, warga diminta membatasi aktivitas di luar rumah apabila kondisi asap semakin pekat untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.







