oleh

Kualitas Udara di Pekanbaru Sekitar Memburuk, Jarak Pandang Semakin Pendek

PEKANBARU (BM) – Kualitas udara di Pekanbaru terus memburuk. Bahkan sempat masuk dalam kategori sangat tidak sehat pada Rabu (14/10/2026) pagi ini.

Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kualitas udara di Pekanbaru pada dini hari tadi mencapai 151,4 82,7 mikrogram per meter kubik (µg/m³).

Kemudian perlahan turun secara fluktuatif di angka 108 µg/m³ dan naik kembali memburuk diangka 149,6 µg/m³. Hingga pukul 06.00 WIB, kualitas udara di Pekanbaru masih dalam kategori tidak sehat dengan 102,8 µg/m³.

Kondisi ini juga terlihat dengan tebalnya kabut asap di sejumlah wilayah Pekanbaru dan sekitarnya. Bahkan jarak pandang semakin pendek dan diperkirakan hanya 200 hingga 400 meter.

Akibat kabut rasap yang semakin tebal, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kini kembali menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi peserta didik mulai dari TK, SD, dan SMP.

Begitu dengan siswa SMA/SMK sederajat yang harus menyesuaikan kebijakan pemerintah kabupaten/kota. Jika Pemko Pekanbaru menerapkan PJJ, maka SMA/SMK sederajat juga harus mengikuti PJJ tersebut.

Selain itu, Pemko Pekanbaru juga kembali menutup dua Ruang Terbuka Hijau (RTH). Dua fasilitas umum yang ditutup itu yakni RTH Putri Kacamayang di jalan Sudirman dan RTH Tunjuk Ajar Integritas jalan Ahmad Yani-Jalan Riau.