PEKANBARU (BM) – Kabut asap masih muncul di sejumlah wilayah Kota Pekanbaru meski hujan sempat mengguyur. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru masih memantau perkembangan kualitas udara sebelum menentukan langkah penanganan selanjutnya.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, Pemko Pekanbaru akan melihat perkembangan kondisi udara dalam beberapa waktu ke depan. Pemantauan dilakukan untuk menentukan langkah yang perlu diambil jika kualitas udara kembali memburuk.
“Kami akan lihat asap ini bertahan berapa lama,” kata Agung, Kamis (1/10/2026).
Agung mengatakan, jika kualitas udara kembali memburuk, Pemko Pekanbaru akan menggelar rapat bersama organisasi perangkat daerah (OPD) dan pihak terkait. Rapat tersebut akan membahas langkah penanganan yang diperlukan sesuai kondisi di lapangan.
Salah satu opsi yang dapat kembali diterapkan adalah pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi peserta didik. Namun, penerapan kebijakan tersebut masih menunggu perkembangan kualitas udara dalam beberapa waktu ke depan.
Di sisi lain, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan masih berpeluang mengguyur sejumlah wilayah di Riau. Agung berharap hujan yang turun dapat membantu mengurangi kabut asap dan memperbaiki kualitas udara di Kota Pekanbaru.
Agung memastikan hingga saat ini belum ditemukan titik panas atau hotspot di wilayah Kota Pekanbaru. Meski demikian, Pemko Pekanbaru tetap melakukan langkah mitigasi untuk mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).








