oleh

Sah! Walikota Resmikan Penataan Kecamatan Baru di Pekanbaru 

-Pekanbaru-156 views

PEKANBARU – Walikota Pekanbaru Firdaus meresmikan 15 kecamatan, Rabu (30/12/2020). Peresmian penataan kecamatan tahun 2020 ini bersamaan dengan penetapan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Pekanbaru tahun 2020 hingga 2040.

Prosesi peresmian berlangsung lewat zoom. Kegiatan berpusat di Aula Kantor Pemerintah Kota Pekanbaru, Tenayan Raya.

Wali Kota memimpin langsung peresmian ini. Masyarakat bisa menyimak prosesi peresmian lewat Facebook dan Youtube.

Peresmian ini berlangsung secara virtual karena masih dalam pandemi Covid-19. Pemerintah kota pun menggelar kegiatan sesuai protokol kesehatan.

Wali Kota menyebut bahwa perkembangan Kota Pekanbaru semakin pesat. Pertumbuhan jumlah penduduk di Kota Pekanbaru pun mendorong pemekaran sejumlah kecamatan.

“Pemekaran ini harus dilakukan, guna mengoptimalkan pelayanan publik bagi masyarakat,” terangnya dalam sambutan.

Penataan kecamatan ini juga untuk memperpendek rentang kendali pemerintahan. Pemerintah kota pun bisa semakin dekat dengan masyarakat.

Adanya pembentukan sejumlah kecamatan baru ini sesuai Peraturan Daerah Kota Pekanbaru No.2 Tahun 2020 tentang Penataan Kecamatan.

Asisten I Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru, Azwan menyebut penataan kecamatan ini sudah melalui serangkaian tahapan. Ada pembentukan hingga penyesuaian administrasi kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru.

Ada penambahan dari 12 menjadi 15 kecamatan. Ia memastikan persiapan operasional kecamatan sudah dilakukan.

Kecamatan tersebut, yakni Kecamatan Bina Widya, Kecamatan Tuah Madani. Lalu Kecamatan Tenayan Raya dan Kecamatan Kulim.

Kemudian Kecamatan Rumbai Barat dan Kecamatan Rumbai Timur. Ada juga Kecamatan Rumbai.

Ada juga Kecamatan Payung Sekaki, Kecamatan Sukajadi, Kecamatan Marpoyan Damai dan Kecamatan Sail. Lalu Kecamatan Pekanbaru Kota, Kecamatan Limapuluh, Kecamatan Bukit Raya dan Kecamatan Senapelan.

Azwan menegaskan bahwa sudah ada tim yang dibentuk guna persiapan perubahan data admistrasi dan kependudukan pasca penataan.