PEKANBARU (BM) – Jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Sumatera turun drastis pada Senin (26/10/2026).
Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), jumlah hotspot yang sebelumnya mencapai 2.084 titik pada Minggu (25/10/2026), kini tersisa 441 titik.
Forecaster On Duty BMKG Stasiun Pekanbaru, Putri Santy S, mengatakan ratusan titik panas tersebut tersebar di sejumlah provinsi di Sumatera. Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak.
“Total titik panas di wilayah Sumatera sebanyak 441 titik,” ujar Putri Santy, Senin (26/10/2026).
Berdasarkan sebarannya, Sumatera Selatan mencatat 336 titik panas, disusul Kepulauan Bangka Belitung sebanyak 65 titik, Lampung 31 titik, dan Jambi sembilan titik.
“Sementara itu, Provinsi Riau tidak terdeteksi memiliki titik panas atau nihil hotspot berdasarkan pemantauan tersebut,” sebutnya.
Di sisi lain, BMKG memperkirakan suhu udara di Riau hari ini berkisar 23 hingga 33 derajat Celsius, dengan kelembapan udara antara 55 hingga 100 persen.
Angin bertiup dari arah selatan hingga timur dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam.
Prakiraan tinggi gelombang di Wilayah Perairan Provinsi Riau berkisar antara 0.5 – 1.25 meter (Rendah). Waspada tinggi gelombang mencapai 2.5m berpotensi terjadi di wilayah Perairan Rokan Hilir, Perairan Dumai – Bengkalis, dan Perairan Kep. Meranti – Pelalawan.






