PEKANBARU (BM) – Jumlah titik panas atau hotspot di wilayah Sumatera melonjak tajam. Jika sehari sebelumnya terpantau 1.185 titik, kini jumlahnya mencapai 3.983 titik, Kamis (22/10/2026).
Forecaster On Duty BMKG Stasiun Pekanbaru, Mari Frystine, menyampaikan bahwa berdasarkan pemantauan terbaru, titik panas tersebar di sejumlah provinsi di Sumatera.
“Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak,” ujar Mari Frystine, Kamis (22/10/2026).
Berdasarkan data tersebut, Sumatera Selatan mencatat 2.522 titik panas. Disusul Lampung dengan 433 titik dan Bangka Belitung sebanyak 172 titik.
Selanjutnya, Jambi terpantau memiliki 84 titik panas, Bengkulu sembilan titik, serta Sumatera Barat dua titik.
“Sementara itu, jumlah titik panas di Riau terpantau hanya satu titik yang berada di Kabupaten Kuantan Singingi,” cakapnya.
Meski jumlah hotspot di Riau relatif sedikit dibandingkan provinsi lain, kondisi asap yang masih tebal di wilayah tersebut tetap perlu diwaspadai, terutama karena dampaknya terhadap kesehatan masyarakat.
“Masyarakat diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan membatasi kegiatan di luar rumah apabila kondisi asap semakin pekat,” pungkasnya.






