oleh

Dengan Program Kotaku, Dinas Perkim Optimis Kota Pekanbaru Bebas Wilayah Kumuh

PEKANBARU – Kota yang bersih tentu saja menjadi dambaan setiap masyarakat. Hal ini pun tak terlepas dukungan dari berbagai pihak. Baik dari masyarakat, pihak swasta maupun pemerintah.

Dalam hal ini, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Pekanbaru berkomitmen untuk menuntaskan kawasan kumuh di Kota Pekanbaru, yakni dengan menjalankan program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU).

Plt Kepala Dinas Perkim Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution mengatakan bahwa Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) merupakan salah satu upaya strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh di perkotaan dan mendukung “Gerakan 100-0-100”.

“Yaitu 100 persen akses air minum layak, 0 persen permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak,” kata Indra Pomi.

Lebih lanjut disampaikannya, Program Kotaku dalam pelaksanaannya menggunakan platform kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kota/kabupaten, masyarakat dan stakeholder lainya dengan memposisikan masyarakat dan pemerintah kabupaten/kota sebagai pelaku utama (nakhoda).

“Tujuan umum program ini adalah meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di permukiman kumuh perkotaan dan mencegah timbulnya permukiman kumuh baru dalam rangka untuk mendukung terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni, produktif, dan berkelanjutan,” paparnya.

Dengan Program Kotaku, Dinas Perkim Optimis Kota Pekanbaru Bebas Wilayah Kumuh
Dengan Program Kotaku, Dinas Perkim Optimis Kota Pekanbaru Bebas Wilayah Kumuh

Dengan demikian, untuk mewujudkan tujuan diatas, maka Pemerintah Kota Pekanbaru saat ini telah melakukan berbagai upaya. Diantaranya, melakukan pembangunan/rehabilitasi infrastruktur permukiman baik skala lingkungan maupun skala kawasan.

“Melakukan penguatan kapasitas masyarakat dan pemerintah daerah serta Pembangunan infrastruktur pendukung penghidupan (livelihood) masyarakat,” jelasnya.

Untuk diketahui, dalam rangka meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di kawasan kumuh yang terdapat di Kota Pekanbaru. Dinas Perkim telah mengevaluasi capai-capaian penanganan kawasan kumuh ditahun 2020.

“Sejalan dengan program KOTAKU, Pemko Pekanbaru sangat mendukung pembangunan sarana dan dasar pemukiman berbasis kemasyarakatan. Dengan demikian penataan pemukiman bisa berkelanjutan dan tetap produktif,” katanya.

Total sudah puluhan Kelurahan di Kota Pekanbaru yang sudah ditata menjadi kawasan asri. Sebarannya, terdapat di Kecamatan Senapelan, Rumbai Pesisir, Limapuluh, Tampan, Pekanbaru Kota dan Payung Sekaki.

“Sekarang, kami minta masyarakatnya untuk sama – sama saling menjaga lingkungan pemukiman. Sarana dan prasaranan jangan dirusak karena itu tangggung jawab bersama,” imbaunya.

Targetnya, kata dia, secepatnya Kota Pekanbaru menjadi “zero” kawasan kumuh. Dengan demikian perwujudan misi Pekanbaru menjadi smart city yang madani bukan isapan jempol belaka. (Advertorial)